Jalan-jalan Sore di Waduk Wonorejo

“Ah……pengin jalan-jalan di deket kota Tulungagung, tapi ke mana ya. Yang gak begitu jauh tapi bisa dapat spot bagus, sekalian buat nambah koleksi foto sunset

Short escape alias keluar sebentar, itulah yang kami pikirkan saat itu. Keluar sebentar dari rutinitas perkotaan sambil melihat-lihat pemandangan. Hitung-hitung mencuci mata, mengobati kerinduan akan hadirnya sunset yang ngangenin. Efek pandemi ini benar-benar membuat kami harus banyak membatasi diri, tak bisa bergerak bebas untuk mengekspresikan hobby traveling kami.

30 menit perjalanan, itulah waktu yang harus kami tempuh dari alun-alun Tulungagung untuk mencapai salah satu waduk terbesar di Jawa Timur ini.  Jalanannya yang naik turun serta berliku-liku mempertegas bahwa waduk ini berada di dataran yang lebih tinggi. Tapi tak usah khawatir, aspalnya yang halus dengan lampu jalan yang cukup baik di sepanjang perjalanan menuju ke sana di tambah jarak yang tidak begitu jauh, membuat kami yakin untuk mengunjunginya di waktu menjelang gelap. Ya benar, kami memang mengincar senja di kawasan itu.

Cukup membayar 10 ribu untuk 2 orang, kami sudah bisa masuk di area bendungan ini. Parkirnya luas dan nyaman, lalu ada juga warung-warung makan di sekitarnya jika kalian haus atau lapar. Suasana tak begitu ramai saat kami ke sana sehingga kami bisa bebas mengambil berbagai spot foto. Mungkin pemandangan yang disungguhkan jauh dari kata istimewa, tetapi juga tidak terlalu buruk lah untuk tempat melepas penat sejenak dari rutinitas perkotaan.

Saat itu matahari menampakan warna kuning keemasaannya meskipun hanya sedikit, seperti terkesan agak malu sehingga harus bersembunyi di balik awan. Awalnya tujuan kami ke sini ingin hunting foto sunset, tiba-tiba malah asyik sendiri dalam percakapan sambil jalan-jalan ditemani semilir angin bendungan. Mungkin rasanya tempat ini lebih cocok buat ngobrol dari hati ke hati daripada untuk dipakai spot foto hahaha.

Berhubung matahari sudah menghilang dan adzan magrib pun telah berkumandang, kami pun memutuskan untuk pulang. Saat berjalanan pulang kami melihat ada tulisan “Ranu Gumbolo” di sebelah kiri, hmmm bolehlah nanti kita coba kunjungi kalau sedang ada waktu luang.  Kesimpulannya tempat ini tidak begitu buruklah untuk melepas lelah sejenak, saran saya kalau ke sini mending sore hari biar feel nya dapat hehe.

Leave a Reply