Berkeliling di Malikan, Pasir Putih Milik Jember

Jember. Pernah mendengar nama Pantai Pasir Putih Malikan? Tidak begitu familiar kah ditelinga kita? Akan jauh lebih familiar jika saya memanggilnya Pantai Papuma. Yups, pantai yang menjadi salah satu ikon pariwisata di Jember itu memang lebih terkenal jika kita memanggil nama singkatannya. Berjarak sekitar 40 km dari pusat Kota Jember, pantai berpasir putih ini sangat cocok dinikmati untuk segala usia karena bukan termasuk pantai berombak besar (tentu tetap harus dalam pengawasan ketat jika mengajak anak-anak).

Sudah dua kali kami berdua mengunjungi pantai ini. Yang pertama sesaat setelah kami bertunangan, sekitar 5 tahun yang lalu. Tidak ada yang jauh berbeda dengan waktu pertama kali kami ke sini, tetap bisa membuat kami merasa “nyaman”. Dari beberapa pantai yang pernah kami kunjungi, Papuma termasuk salah satu pantai yang bisa membuat kami betah untuk menghabiskan waktu. Suasananya yang rindang, warung makan di sepanjang jalan, dan penduduknya yang ramah menjadi poin tambahan tersendiri.

Total 60 ribu rupiah harus kamu keluarkan untuk memasuki pantai yang dikelola oleh perhutani ini, cukup mahal juga untuk ukuran biaya masuk pantai di area Jawa Timur (bahkan mungkin paling mahal diantara pantai yang pernah kami kunjungi). Oh iya, di loket Papuma sudah menggunakan pembayaran via atm lho, sudah memakai mesin adc sebagai pengganti uang cash. Hmm…..canggih juga di sini.

Kami bergegas mencari tempat parkir sesampainya di sana, rasanya perut ini sudah meronta ronta ingin segera menikmati seafood ala Papuma, maklumlah kami ke sana pada saat jam makan siang. Langsung saja kami menuju salah satu warung makan yang banyak tersedia di seberang jalan area pantai. Karena sama-sama tidak tahu warung mana yang masakannya enak, kami pun asal memilih. Rencananya kami ingin memesan berbagai macam seafood, tapi setelah melihat-lihat ikan di tempat penyimpanan, kami memutuskan untuk memesan ikan saja dikarenakan ukuran ikan-ikan itu cukup besar untuk 2 orang. Ya daripada tidak habis juga nantinya.

Kakap putih ukuran sedang menjadi pilihan kami, beratnya mencapai 3 kilogram dengan harga perkilonya sebesar 80 ribu rupiah. Gulai kepala ikan dengan bumbu kuning dan ikan bakar dengan sambal tomat, sungguh perpaduan yang pas untuk siang ini. Jangan khawatir kalau ikan yang kalian pilih terlalu besar karena di sini bisa memilih lebih dari 1 jenis masakan, dan kalau tidak habis bisa minta dibungkusin untuk di bawa pulang. Ditambah 2 kelapa muda original sebagai minumannya, rasanya ingin menyantap semuanya sekaligus.

Setelah memiliki tenaga untuk kembali berjalan (karena perut kekenyangan hahaha), kami pun berkeliling Papuma. Sesuai namanya, di sini pasirnya memang berwarna putih dan begitu halus, sangat enak buat dipakai bermain-main. Diberbagai sudut terlihat anak-anak kecil begitu senang bermain pasir dan ombak tanpa harus takut kaki mereka tersakiti kerikil-kerikil tajam. Puas berfoto-foto di pesisir pantai, kami berjalan ke arah bukit yang ada di sebelah barat. Untuk menaikinya kita diharuskan membayar 5 ribu per orang (padahal dulu seingat saya gratis). Bukit ini banyak diincar anak-anak muda yang mencari spot foto bagus guna instagram mereka. Oh iya, bisa dibilang sunset di Papuma sangat indah, dan bukit ini adalah tempat yang tepat untuk menikmati sunset (sayang sekali saat itu cuaca sedang mendung, padahal siangnya cukup terik).

Tangga untuk menaiki puncak bukit di cat dengan macam-macam warna, membuat kesan kalau hidup ini memang penuh dengan warna. Tak begitu jauh untuk mencapai puncak. Sungguh pemandangan yang cukup menarik dari puncak sini, beruntungnya kami saat itu tidak terlalu ramai di puncak sehingga bisa bebas berfoto. Pasir yang halus, rumah makan banyak, akses jalan mudah, dan pantai yang cantik, memang layak rasanya kalau menyebut Papuma adalah salah satu pantai terbaik di Jawa Timur. Masyarakat Jember patut bangga memilikinya. Itulah sedikit perjalanan kami di Papuma. Selalu menyenangkan mengunjungi pantai ini. Terima kasih Papuma untuk kenangan yang indah.

Leave a Reply