Ramadhan Tetap Selalu Indah

2020 menjadi tahun yang cukup sulit buat sebagian atau bahkan banyak orang. Pandemi  COVID 19 benar-benar memukul perekonomian masyarakat, imbasnya negara pun ikut terguncang. Negara-negara kuat pun tak kuasa membendung pandemi ini, yang mereka bisa lakukan hanyalah meminimalkan efek  yang ditimbulkan. Imbasnya ramadhan tahun ini terasa begitu berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.  Bahkan 2 kota suci umat muslim yang biasanya sangat sibuk saat ramadhan, Mekkah dan Madinah, terpaksa harus menutup dirinya dan tidak menerima jamaah dari luar.

Panti Asuhan Jalan Veteran Kota Blitar

Berlakunya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) membuat banyak masjid-masjid di zona merah tidak menggelar sholat terawih berjamah. Tidak ada lagi acara buka bersama atau acara bagi-bagi takjil yang biasa ramai saat ramadhan. Padahal banyak sekali umat muslim yang menantikan momen-momen spesial seperti itu. Memang ganjaran yang diberikan Tuhan tidak akan berkurang di saat pandemi seperti ini, bahkan mungkin bertambah untuk orang-orang yang sabar menjalankannya.

Panti Asuhan Sutojayan

Begitu juga yang kami rasakan kali ini. Biasanya kami selalu mengadakan acara berbuka bersama adik-adik di panti asuhan serta berbagi takjil di jalan-jalan atau masjid Kota Blitar. Tahun ini kami tidak bisa melakukan itu. Bercanda bersama adik-adik di panti asuhan, sholat berjamaah bersama mereka, mendengarkan cerita-cerita mereka adalah contoh-contoh momen yang selalu kami rindukan dan nantikan di saat-saat ramadhan.

Panti Asuhan Ar-Rohman Jl A. Yani Kota Blitar

Meskipun kami tak bisa berbuka bersama kalian seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi setidaknya sedikit donasi dan makanan berbuka untuk adik-adik dapat menjadi jalan silaturahmi Traveller653 kepada panti-panti asuhan di Blitar. Ramadhan memang harus di isi dengan kegiatan positif bagaimanapun kondisinya. Dari pandemi ini banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik jika kita mau mengambil hikmahnya. Tuhan itu ada bersama kita, bersama orang-orang yang sabar. Dia lah Dzat yang selalu melihat kita, yang selalu dapat membaca isi hati kita.

Panti Asuhan Ibadurrohman Gedog

Buat kalian yang membaca tulisan ini, ayo kita bantu orang-orang di sekitar kita yang terkena dampak luar biasa dari pandemi ini. Hartamu tak bisa kamu bawa sendiri saat kamu meninggal nanti, tapi biarlah orang-orang yang kita bantu dengan tulus itulah yang akan “membawa” harta kita menjadi kendaraan menuju surga tertinggi. Doa kami supaya pandemi ini segera berakhir, aamminnn.

Terima kasih buat semua donatur yang ikut berpartisipasi dalam acara ini

Leave a Reply