Pernahkah Kita Berpikir Sesuatu Yang Besar Berawal Dari Yang Kecil?

Masih berhubungan dengan permainan catur, saat pion atau bidak kita mencapai garis batas musuh, maka dia bisa berpromosi menjadi sesuatu yang kita inginkan, paling sering pemain akan memilih untuk menjadikannya menteri atau queen. Memang tidak ada larangan untuk memiliki 2 menteri dalam satu permainan, tapi bukan itu yang menjadi titik beratnya. Fokus utama pembahasan kali ini adalah pion yang di awal permainan paling tidak diperhitungkan, bahkan sering dikorbankan, ternyata bisa menjadi sesuatu yang paling membahayakan dan paling dibutuhkan kalau dia di berada dijalur yang tepat.

Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita juga dberawal dari hal kecil seperti pion tadi, tapi terkadang manusia langsung menginginkan hal-hal besar dalam setiap tujuannya. Atau mungkin masih banyak diantara kita yang berpikiran bahwa kita ini adalah “orang-orang kecil” yang tak sanggup melakukan hal-hal besar. Halo kawan, buang jauh-jauh pemikiran seperti itu. Oke mungkin kita tidak secara instan melakukan hal besar, tapi bagaiamana kalau hal-hal kecil yang kita lakukan ternyata suatu saat bisa membawa pengaruh yang sangat besar?

Kita semua bisa melakukan hal-hal hebat walaupun itu di awali dengan langkah yang kecil

Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, kita mengajari anak atau adik kita untuk mengantri, memberikan pelajaran bahwa kalau kita datang belakangan, apa pun itu jabatan kita, maka kita harus menunggu orang di depan kita menyelesaikan urusannya dulu (mungkin di beberapa kondisi hal tersebut bisa dikecualikan seperti saat d UGD dll). Efeknya apa? Saat besar nanti, si anak itu menjadi pribadi yang dihormati di masyarakat karena dia tidak suka menyerobot antrian, sesuatu hal kecil yang tak harus dilakukan oleh orang besar tetapi bisa memberikan efek yang luar biasa.

Contoh lainnya yang sedang ramai saat ini adalah sedekah makanan gratis buat siapa saja yang ingin mengambil, biasanya diperuntukkan buat mereka yang kurang mampu. Awalnya seseorang mempelopori perbuatan ini dengan cara menaruh beberapa bungkus nasi kemudian ditaruh di dalam etalase yang telah dia sediakan (biasanya ditaruh di pelataran masjid). Etalase tersebut diberi tulisan “silahkan ambil buat yang membutuhkan, gratis”. Tiap hari dia hanya bisa menyediakan sekitar 30 nasi bungkus dan selalu habis hanya beberapa saat saja. Akhirnya orang-orang yang melihat itu ikut terketuk hatinya untuk ikut berdonasi nasi bungkus sesuai kemampuannya lalu diletakkan di etalase tersebut. Lama kelamaan etalase yang awalnya berisi 30 bungkus, bisa mencapai 100 bungkus bahkan lebih setiap harinya sehingga semakin banyak yang mendapatkan manfaat dari program itu. Suatu langkah kecil yang berdampak sangat besar kan?

Ayo selalu berpikir poitif untuk kehidupan yang lebih baik

Ayo mulai sekarang janganlah kalian berpikir kita ini orang kecil yang tidak bisa melakukan hal-hal besar. Ubahlah pikiran kalian menjadi “meskipun kita orang kecil yang hanya bisa melakukan hal-hal kecil, tapi kita yakin suatu saat hal tersebut akan berdampak besar”. Masih banyak kisah-kisah seperti contoh di atas. Ingat, Tuhan akan membalas berkali kali lipat setiap hal baik yang kita lakukan walaupun itu hal yang kecil, tak perlu harus menunggu hal yang besar terlebih dahulu.

Leave a Reply