Romantisme Senaru di Rinjani Lodge

Lombok Punya Cerita. Ada beberapa jalur pendakian yang biasa digunakan untuk mendaki Gunung Rinjani, salah satunya melewati Senaru yang berada di Lombok Utara. Tak jauh dari pintu masuk pendakian Gunung Rinjani, terdapat sebuah penginapan yang menawarkan sensasi tersendiri saat kita menginap di sana. Penginapan ini tak memiliki banyak kamar seperti hotel pada umumnya karena kamarnya bertipe bungalow, cocoklah buat kalian yang ingin mengajak keluarga berlibur ke Senaru. Tak lebih dari sepuluh bungalow ditambah beberapa fasilitas yang ditawarkan membuat lodge ini sangat laris dikalangan wisatawan, tak jarang kata-kata fully booked sering kita dengar dari resepsionis saat kita memesan kamar.

Harga semalam menginap di sini sekitar Rp 1,2 juta (sudah termasuk sarapan). Lokasinya sekitar 120 km dari Kota Mataram atau sekitar 2,5 jam perjalanan. Yang membuat penginapan ini terlihat spesial adalah pemandangan kolam renang outdoornya yang langsung menghadap ke Gunung Rinjani, sangat instagramable buat kalian yang hobi upload di sosmed. Melihat matahari terbit dari  belakang Gunung Rinjani sambil bercengkrama di tepi kolam renang, sungguh sangat cantik untuk dinikmati bersama pasangan.

Kolam renang pertama di dekat restoran, viewnya tak kalah indah

Terdapat 2 area kolam yang ada di lodge ini. Yang pertama yang di dekat restoran, ini diperuntukkan untuk pengunjung yang tidak menginap di sini. Sementara area yang ke dua di depan bungalow-bungalow, kolam ini lebih besar dari yang pertama tadi dan diperuntukkan khusus buat yang menginap. Jadi kalau ada yang tanya apa bisa berenang dan berfoto-foto di Rinjani Lodge tanpa harus menginap? jawabannya bisa, tapi hanya sebatas di kolam renang yang pertama.

Sisi lain di kolam renang kedua

Selain kolam renang yang menjadi primadona, tata ruang kamar juga cukup futuristik. Kamar mandinya sangat luas dengan taman kecil di belakangnya, memberikan kesan seperti kamar mandi outdoor (tapi tenang saja, dinding belakang kamar cukup tinggi, jadi aman dari orang-orang yang mau mengintip). Di teras terdapat kursi untuk bersantai bersama pasangan, ditemani bunga-bunga yang tertata rapi sedemikian rupa, menambah kesan romantis buat kami. Romantisme Senaru benar-benar terhadirkan lewat semua yang tersaji di sini.

Jika ingin jalan-jalan, tak jauh dari penginapan ini juga terdapat tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi, yaitu Air Terjun Sendang Gile dan Air terjun Tiu Kelep. Selain itu juga ada desa adat pertama Suku Sasak di Lombok, yaitu Desa Adat Senaru yang letaknya berada di dekat pintu masuk pendakian Rinjani. Buat kalian yang ingin mengenal sejarah perkembangan Islam di pulau Lombok, sekitar 5 km dari Rinjani Lodge (berlawan arah dengan jalan menuju pendakian), terdapat masjid pertama yang dibangun di Lombok. Namanya Masjid Bayan Beleq, lokasinya berada di Kecamatan Bayan. Bentuknya masih seperti rumah panggung dan masih dipertahankan keasliannya sampai saat ini.

Untuk rasa makanan yang disajikan di restaurannya menurut kami sih biasa saja, tidak terlalu istimewa (mungkin karena lidah kami yang belum terbiasa dengan masakan daerah sana). Berhubung saya dan istri tidak begitu cocok dengan masakan di restauran Rinjani Lodge, kami pun memutuskan mencari makan malam di luar hotel. Dan ternyata yang kami temui hanyalah suasana sepi, jarang ada warung makanan di sini. Buat kalian yang mau menginap di sini, saran kami bawa cemilan yang banyak ya biar tidak bingung kalau lapar hehe.

Galeri foto di Rinjani Lodge :

Leave a Reply