Mau Main ke Sungai di Tepi Laut?? Pantai Pangi Punya Semuanya

Apa yang kalian pengeni kalau ada tanggal merah ditengah pekan? mau cuti tapi nanggung, mau leyeh-leyeh di rumah tapi pengin main, mau ngantor tapi hari libur (sok sok an banget kalau ini hahaha). Yups….hari libur tanggal 3 April kemarin akhirnya kami manfaatkan untuk touring tipis-tipis ke Pantai Pangi. Rasanya sudah lama sekali kami tidak traveling menggunakan motor. Total ada 12 motor dengan 24 orang yang ikut dalam perjalanan ini, lumayan banyak lah karena dulu kalau kami touring  paling sekitar 2-5 motor saja.

Rencananya kami berangkat pukul 06.00 pagi tapi akhirnya molor sampai jam 07.15. Sebelum berangkat, kami sudah menyediakan sarapan berupa nasi bungkus seadanya buat mengisi perut teman-teman yang ikut traveling, biar nanti kuat saat renang di pantai. Selain untuk mengisi libur tengah pekan, traveling ini kami agendakan buat perpisahan adik-adik PKL yang telah membantu selama sebulan penuh menangani “costumer” kami yang tingkahnya unik-unik dan lucu-lucu.

Pantai Pangi merupakan pantai yang berada di ujung barat Kabupaten Blitar, tepatnya di Desa Tumpakkepuh Kecamatan Bakung. Perjalanan menuju ke sana kami tempuh sekitar 1 jam. Pantai ini memiliki keunikan sendiri di bandingkan pantai-pantai pada umumnya karena mereka memiliki sungai di sekitar pantainya yang bisa kita gunakan untuk berenang-renang. Harga tiket masuk 8 ribu per orang (alhamdulillah kami dapat diskon, cukup membayar 20 orang saja). Jalan menuju ke Pantai Pangi sudah bagus, paling sekitar 3 km dari pos tiket menuju parkiran pantai saja yang masih rusak. Nah buat kalian yang membawa motor, bawa saja motor kalian turun sampai ke parkiran dekat pantai (jangan diparkir di atas biar jalannya tidak terlalu jauh). Mobil juga bisa sampai turun ke bawah, cuman hati-hati kalau bawa mobil yang jarak antara tanah dengan bodynya cukup pendek.

Ritual wajib saat di pantai

Udara tidak terlalu panas saat kami sampai di sana, pengunjung yang datang pun belum begitu ramai. Terlihat 2 buah tenda milik pengunjung, sepertinya mereka sudah dari semalam di pantai ini (ide yang menarik ini, sekali-kali bolehlah diagendakan camping di pinggir pantai sambil bakar-bakar). Tidak terlalu sulit menemukan tempat yang nyaman untuk membuka tikar di sini karena banyak tempat teduh. Kamar mandi dan warung pun sudah lumayan banyak. Dengan “fasilitas-fasilitas” yang ditawarkan seperti ini, pantai ini sangat cocok buat liburan keluarga.

Pasir pantainya cukup halus. Dibandingkan pantai-pantai lain di Blitar, kami rasa Pantai Pangi lah yang paling enak buat bermain-main air. Selain itu ada hal lain yang ditawarkan oleh pantai ini yaitu sungai yang cukup jernih untuk dibuat berenang (seperti bernostalgia dengan masa kecil, saat dulu masih sering bermain di sungai dekat rumah).

Yang minat bisa DM mimin

Melihat air laut yang menggoda seperti itu tak tahan rasanya buat segera “nyemplung”. Puas bermain-main dengan ombak laut, kami pindah ke sebelah kiri pantai yang terdapat sungai di sana. Tempatnya yang teduh ditambah airnya yang tidak asin membuat kami lebih lama bermain-main di sini. Bisa dibilang kami tidak sedang berwisata ke pantai, tapi sedang berwisata ke sungai dengan bonus pemandangan pantai karena waktu kami banyak di habiskan di sungai ini.

Tak terasa perut kami mulai keroncongan. Bekal semangka dan jajanan ringan langsung kami sikat untuk mengganjal perut. Berenang bersama, makan bersama, bercerita dan bercanda banyak hal membuat suasana kami begitu cair, asyik banget lah pokoknya.  Satu lagi yang unik dari perjalanan kami kali ini adalah adanya anak kelas 4 SD yang ikut rombongan, traveler termuda kami selama ini. Tapi jangan salah, pengawasan kami ke anak ini sangatlah ketat. Sedikit saja terjadi “sesuatu” ke anak itu, bisa mutasi keluar jawa semua kami soalnya yang kami bawa adalah anaknya Big Bos hehe.

Jam menunjukkan pukul 11.00 saat kami selesai membersihkan badan. Dari awal kami memang berencana makan siang di Pantai Tambakrejo karena pilihan makanannya yang banyak. Dari Pantai Pangi jaraknya sekitar 30 menit. Tentu saja ikan laut dan berbagai seafood lainnya ditambah es kelapa muda menjadi menu kami siang itu.

Pengobat dahaga di tenggorokan

********************************

Hal yang paling berkesan menurut kami saat itu adalah melihat keceriaan dari teman-teman PKL. Setidaknya kami bisa memberikan sedikit kenang-kenangan indah buat mereka sebelum mereka kembali ke Jakarta minggu ini, meskipun itu tidak sebanding dengan kerja keras mereka selama sebulan penuh. Terakhir ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan, doa terbaik kami untuk kalian dimanapun nantinya kalian berada ^_^


Kalau punya waktu luang, bisalah sempatkan diri untuk ikut traveling bersama kami lagi @reikhsandi @ristahc_13 @rizaltfn @farid_fathur @farhanhadiant @ygswrd @wiinaldha

Selamat bergabung di keluarga traveller653 @ditaa09 @merlinasa @rekagis, semoga betah hahaha

2 Replies to “Mau Main ke Sungai di Tepi Laut?? Pantai Pangi Punya Semuanya”

  1. Makanan habis, perut kenyang, hati senang, lelah ilang

    1. traveller653 says: Reply

      Yang penting guyub hahaha

Leave a Reply